Langsung ke konten utama

Polisi Probolinggo Pembunuh Mahisiswi UMM Belum Ditetapkan Tersangka

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast memastikan bahwa AS, polisi di lingkungan Polres Probolinggo terduga pelaku tewasnya mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faradilla telah diamankan. Hingga saat ini tim Jatanras Polda Jatim masih menggali peran AS dan terduga pelaku lain yang sedang diburu.

"Yang bersangkutan untuk saat ini masih diamankan, ya. Jadi nanti 1x24 jam tentunya yang bersangkutan akan ditetapkan, ditahan sebagai tersangka, tentunya berdasarkan bukti permulaan yang cukup," kata Abast, Rabu (17/12/2025).

Mengenai peran AS dalam insiden itu, Abast menyatakan bahwa Tim Jatanras Polda Jatim sedang melakukan pendalaman. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya terduga pelaku lain dalam pembunuhan ini.

"Jadi terkait dengan peran baik AS maupun pelaku lainnya, nanti akan saya sampaikan dalam perkembangan setelah proses penyidikan dan alat bukti serta barang bukti terpenuhi selanjutnya," ujarnya.

"Jadi untuk AS setelah kami mengetahui adanya dugaan, ya-adanya dugaan keterlibatan mengakibatkan penyebab meninggalnya korban-langsung diamankan pada saat itu juga dan dibawa ke Mapolda Jatim," imbuhnya.

Abast menegaskan bahwa penangkapan terhadap AS berlangsung cepat dan aman. Sebab, AS ditangkap tanpa perlawanan.

"Nggak ada (perlawanan dari AS)," tuturnya.

Soal terduga pelaku lainnya yang turut berperan dalam pembunuhan ini, Abast membenarkan itu. Menurutnya hingga saat ini terduga pelaku lainnya itu sedang diburu Tim Jatanras Polda Jatim.

"Dari hasil penyelidikan sementara yang diduga masih ada pelaku lainnya. Jadi yang bersangkutan tidak melakukan sendirian terhadap tindak pidana yang terjadi," tutupnya.

Sumber : https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-8264973/polisi-probolinggo-pembunuh-mahisiswi-umm-belum-ditetapkan-tersangka | Praditya Fauzi Rahman - detikJatim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pria Terduga Pelaku Pemerkosaan Tewas Diseret Pakai Motor, Suasana Jadi Mencekam

Seorang pria terduga pelaku pemerkosaan di Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas diamuk massa. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diikat dan diseret menggunakan motor keliling kampung hingga videonya viral di media sosial. Video kejadian tersebut diunggah warga pada Rabu (3/12). Kanit Resmob Polres Gowa Ipda Muhammad Alfian membenarkan peristiwa itu terjadi di wilayah Tompobulu. "(Kejadian) di Tompobulu, kami baru mau merapat ke TKP," ujar Ipda Muhammad Alfian, dilansir dari detikSulsel, Kamis (4/12/2025). Berdasarkan video yang dilihat detikSulsel, seorang pria tampak sudah tidak bergerak. Tangan dan kakinya diikat dengan tali. Tubuhnya lalu diikat pada sebuah motor dan diseret keliling kampung. Iring-iringan kendaraan mengikuti dari belakang, sementara warga yang merekam terdengar histeris melihat kejadian tersebut. Dalam narasi yang beredar, pria terduga pelaku pemerkosaan itu disebut bernama Ali. Dia diduga sebelumnya memukul dan m...

Lesbian Pemerkosa Perempuan di Mojokerto Diadili, Begini Cerita Korban

Lesbian asal Kota Bandar Lampung berinisial DS (33) menjalani rangkaian persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Sebab DS diduga memerkosa janda anak dua berinisial MZ (35). Berikut cerita korban. Sidang terdakwa DS digelar tertutup di ruangan Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Sebab tergolong perkara kejahatan terhadap kesusilaan. Pada sidang kali ini, DS diperiksa sebagai terdakwa. Korbannya merupakan janda anak 2 asal Kecamatan Gondang, Mojokerto. Sehari-hari, MZ bekerja di salon potong rambut dan rias pengantin milik saudaranya. Dalam perkara ini, ia dan 2 temannya berinisial PH (18) dan FU (30) telah diperiksa sebagai saksi. MZ mengaku kenal DZ melalui DM TikTok sekitar April 2025. Kemudian dua perempuan ini bertukar nomor WhatsApp. Tak sampai satu bulan, DS menganggap MZ sebagai istrinya. "Saya disuruh panggil dia suami. Saya lakukan karena saya tergiur dengan uang, saya anggap hubungan sebatas di dunia maya," kata MZ kepada detikJatim di PN Mojokerto, Sen...

Kemaluan Terduga Pelaku Pemerkosaan Dipotong Sebelum Dimasa dan Diseret Pakai Motor

Kemaluan seorang pria bernama Ali, terduga pelaku pemerkosaan dan penganiayaan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipotong warga sebelum ia tewas dimassa. Setelah itu, mayat Ali diseret memakai motor keliling kampung. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Rabu (3/12) pagi. Warga mengaku sudah lama mencari Ali karena kerap meresahkan. Salah seorang warga, Enal (40), mengatakan Ali sempat mencuri di rumah warga bernama Dg Suriani. "Hampir setiap malam warga dapat teror grasak grusuk tengah malam dan kejadian beberapa waktu malam yang lalu belum jam 11.00 malam, Ali sudah masuk mencuri di salah satu rumah rumah warga yang bernama Dg Suriani, dia mengambil laptop," kata Enal, dilansir dari detikSulsel, Jumat (5/12/2025). Kemaluan Dipotong Enal menuturkan Ali lebih dulu diikat warga setelah tertangkap. Massa kemudian memotong kemaluannya di perbatasan Desa Rappoala dan Rappolemba. "Di perbatasan Desa Rappoala dan Rappolemba dipotong ke...